Analisis Efisiensi Tata Letak Fasilitas Produksi PT. Def
DOI:
https://doi.org/10.71436/jpi.v2i4.97Keywords:
Layout, Efisiensi, Idle time, Stasiun kerjaAbstract
Tata letak fasilitas merupakan proses optimalisasi penempatan berbagai elemen produksi, seperti mesin, peralatan, area kerja, gudang, dan fasilitas pendukung, serta perencanaan bentuk bangunan pabrik. Tujuannya adalah untuk menciptakan proses produksi yang berjalan secara optimal dan efisien. Studi ini dilaksanakan di PT.DEF, Desa Lelema, yang bergerak dalam produksi tepung kelapa. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis tata letak yang diterapkan dan mengevaluasi tingkat efisiensinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode line balancing, yang dianalisis berdasarkan tiga kriteria: output harian, desain tata letak, dan jumlah stasiun kerja. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan menggunakan tata letak berbasis produk (product layout). Kapasitas produksi aktual sebesar 12 ton per hari terbukti lebih tinggi dari kapasitas standar 5 ton per hari. Desain tata letak yang ada dinilai efisien karena waktu siklusnya menghasilkan idle time pekerja sebesar 65,762 menit, lebih rendah dari potensi idle time maksimum 97,40 menit. Meskipun dua kriteria pertama telah memenuhi indikator efisiensi, kriteria ketiga mengenai jumlah stasiun kerja belum terpenuhi. Analisis Theoretical Minimum Workstation menunjukkan kebutuhan hanya 1 stasiun, sedangkan dalam praktiknya digunakan 5 stasiun. Oleh karena itu, diusulkan pengurangan stasiun kerja menjadi 3 stasiun untuk meningkatkan efisiensi sebesar 12,55% (dari 31,38% menjadi 18,83%), menurunkan Balance Delay dari 81,17% menjadi 68,62%, serta memangkas Idle Time dari 1168,81 menit menjadi 592,81 menit.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diego Meno Hermawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







